Mahasiswa KKN Kelompok 1 Aksara UMKLA gelar penyuluhan sampah Kradenan Kriyan Tanggap Sampah Sehat: Penyuluhan Pentingnya Kebersihan Lingkungan
2 min read

Mahasiswa KKN Kelompok 1 Aksara UMKLA gelar penyuluhan sampah Kradenan Kriyan Tanggap Sampah Sehat: Penyuluhan Pentingnya Kebersihan Lingkungan

UMKLA 25 AGUSTUS 2025 332 views

KKN Aksara UMKLA Kelompok 1 mengadakan kegiatan “Kradenan Kriyan Tanggap Sampah Sehat” sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Acara ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga serta langkah nyata dalam menjaga lingkungan yang sehat.


Ketua KKN kelompok 1, Fian Pandu, dalam sambutannya mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. “Semoga melalui penyuluhan ini, kita semua bisa belajar untuk lebih peduli dan menjaga kebersihan serta kesehatan lebih baik lagi,” ujarnya. 


Materi penyuluhan disampaikan langsung oleh Bapak Sutaryono, Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Klaten. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa sampah menjadi salah satu penyebab krisis lingkungan. Sampah rumah tangga yang tidak terkelola dengan baik dapat merusak tanah, mencemari air, hingga menimbulkan polusi udara.


Peserta juga mendapatkan penjelasan tentang jenis-jenis sampah, mulai dari sampah organik yang mudah terurai, sampah anorganik yang sulit hancur, hingga sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) yang dapat mencemari lingkungan serta membahayakan kesehatan manusia. 


Selain itu, masyarakat juga diajak untuk mengenal dampak buruk sampah jika tidak dikelola dengan benar, seperti pencemaran udara akibat pembakaran terbuka, kontaminasi air karena air lindi, hingga penyumbatan saluran air yang menyebabkan banjir. Penyuluhan juga mengangkat kaitan erat sampah dengan kesehatan, termasuk potensi berkembangnya vektor penyakit seperti demam berdarah, tifus, hingga leptospirosis. 


Untuk solusi, penyuluhan ini mengajarkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Warga dihimbau untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memanfaatkan kembali barangbarang bekas, serta mendaur ulang sampah organik menjadi pupuk kompos atau produk bermanfaat lainnya.


Sebagai tambahan edukasi kreatif, mahasiswa KKN juga memberikan pelatihan pembuatan lilin dari minyak jelantah. Inovasi ini tidak hanya mengurangi limbah minyak goreng bekas, tetapi juga menghasilkan produk baru yang dapat digunakan sehari-hari dan menjadi nilai jual.


Pada akhir acara, dilakukan penyerahan drum sampah dan banner edukasi kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan nyata untuk menjaga kebersihan dusun Kradenan dan Kriyan. Harapannya, fasilitas ini bisa dimanfaatkan secara optimal untuk membangun kebiasaan membuang sampah pada tempatnya.


Program “Kradenan Kriyan Tanggap Sampah Sehat” menjadi bukti nyata peran mahasiswa dalam mendampingi masyarakat menuju lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berdaya. Melalui edukasi dan aksi nyata, Kradenan dan Kriyan diharapkan dapat menjadi dusun yang tanggap terhadap sampah sekaligus menjadi contoh penerapan gaya hidup sehat bagi masyarakat luas.